Hitam putih merupakan warna yang menjadi identitas kaos Juventus. Warna yang telah menjadi warna kebesaran tim sepak bola yang berbasis di kota Turin, Piedmont, Italia ini tampaknya akan tetap diusung sampai kapan pun. Demikian pula dengan kostum Juventus untuk musim kompetisi 2011/2012.
Kostum paling anyar Juventus masih dikeluarkan oleh Nike. Kostum kandang tetap mengusung warna hitam putih. Hanya saja, ada inovasi baru pada kostum kandang Juventus terbaru ini. Terdapat garis tipis bergerigi pada pertemuan antara warna hitam dan putih yang menimbulkan efek gradasi warna. Hal ini membuat bagian pertemuan antara warna hitam dan putih tersebut terlihat abu-abu.
Sementara itu, kostum tandang terbaru klub yang berjuluk Bianconeri ini berwarna pink. Pada bagian depan kaos, terdapat hiasan berbentuk bintang besar berwarna hitam. Pink sebenarnya bukan warna baru untuk Juventus. Pada era 1900-an, para pemain Juventus menggunakan seragam yang terdiri atas kaos berwarna pink dan celana berwarna hitam. Lima tahun kemudian, barulah Juventus mengganti kaos seragam menjadi hitam putih. Warna yang akhirnya menjadi identitas Juventus dan tetap dipertahankan hingga hari ini.
Juventus merupakan sebuah klub sepak papan atas di Italia, bahkan dunia. Sejarah mencatat bahwa Juventus merupakan klub paling sukses di Liga Italia Seri-A, bahkan menjadi salah satu klub paling sukses di dunia. Juventus juga merupakan sebuah klub sepak bola yang memiliki pendukung sangat besar. Diperkirakan fans Juventus tidak kurang dari 170 juta orang yang tersebar di seluruh dunia. Namun, siapa sangka, di balik nama besar dan segala hal gemerlap yang melingkupi klub ini, Juventus ternyata lahir dari sekelompok remaja berusia belasan tahun.
Juventus didirikan pada tahun 1897 oleh sekelompok siswa yang rata-rata berusia 15 tahun. Klub ini semula dibentuk sebagai pelampiasan anak-anak tersebut yang terikat hubungan pertemanan, selalu menghabiskan waktu bersama, dan senang melakukan hal-hal positif.
Ketika didirikan, klub ini bernama Sport Club Juventus. Namun, dua tahun kemudian nama klub ini diganti menjadi Foot-Ball Club Juventus. Pada tahun 1900, klub ini mulai mengikuti Kejuaraan Sepak Bola Italia. Pada 1905, Juventus berhasil meraih gelar juara Seri-A untuk pertama kalinya.
Pada 1923, kendali atas Juventus diambil alih oleh Edoardo Agnelli, pemilik perusahaan ternama FIAT. Stadion baru pun lantas dibangun Edoardo Agnelli. Pada perjalanan waktu selanjutnya, prestasi Juventus terus meroket. Sejumlah gelar juara diraih, antara lain menjadi scudetto, bahkan mampu memenangkan gelar juara lima kali berturut-turut dari tahun 1930 hingga 1935.
Toh, sebagai tim yang terbukti selalu mampu tampil gemilang, Juventus pun sempat terbelit masalah yang sangat serius. Pada tahun 2006, Juventus diketahui terlibat skandal pengaturan skor bersama beberapa klub di Seri A. Juventus mendapat sanksi berat berat berupa pencabutan dua gelar juara Seri A dan didegradasi ke Seri B. Inilah pertama kalinya Juventus mengalami degradasi sepanjang sejarah klub ini.
Di luar pasang surut yang dialami klub ini, gelar juara yang telah berhasil diraih Juventus luar biasa banyak, antara lain Juara Seri A (27 kali), Seri B (1 kali), Piala Italia (9 kali), Piala Super Italia (2 kali), Liga Champions (2 kali), Piala Winners UEFA (1 kali), Piala UEFA (3 kali), Piala Intertoto (1 kali), Piala Super Eropa (2 kali), Piala Toyota Intercontinental (2 kali). Prestasi ini belum termasuk capaian juara 2 yang jumlahnya juga sangat banyak.
Dengan kehebatan yang mampu ditunjukkannya, tidak heran klub ini begitu digandrungi di mana-mana. Kaos Juventus pun menjadi barang yang sangat dicari oleh para penggemar klub ini.
Desain Keren Lain yang bisa Anda lihat....
Jika Anda ingin pesan, silakan klik disini.
Jika Anda ingin menjadi agen/grosir, silakan klik disini.
Jika Anda ingin membaca komentar pelanggan kami, silakan klik disini.
Jika ada pertanyaan, silakan klik disini.