Bergerak aktif, tidak pernah duduk diam, dan selalu mempunyai rutinitas kesibukan adalah cerminan gaya hidup masyarakat modern. Dalam berbagai rentang usia, setiap orang seolah disibukkan dengan aktivitas nyaris tiada henti. Dan semuanya itu tentunya membutuhkan daya dukung tubuh yang kuat.
Namun, berbagai kegiatan olah fisik yang membakar kalori itu, belum tentu bisa dilakukan semua orang. Terlebih bila seseorang memiliki masalah pada kesehatan tulang dan sendinya.
Nah, selain osteoporosis dan pengapuran, problem yang jamak di telinga masyarakat Indonesia adalah rematik. Ya, ternyata rematik ini pun dibagi lagi ke dalam tiga jenis yang banyak diidap penduduk negeri ini yaitu: gout (asam urat), reumatoid arthritis, dan osteoarthritis (OA).
Osteoarthritis
Bicara tentang OA, sama seperti penyakit osteoporosis atau pengapuran, ia bukanlah penyakit yang dapat menggiring pada kematian, apabila terus berlanjut dan tidak mendapat penanganan tepat. Namun, bukan berarti ia termasuk dalam penyakit ringan, karena OA dapat menimbulkan cacat, penurunan kualitas hidup penderitanya, sehingga dapat membebani orang lain.
Dari berbagai literatur kesehatan mencatat, penyakit ini tidak dapat disembuhkan dan tidak dapat dielakkan. la dapat menimpa siapa saja tanpa pandang bulu.
Lantas di bagian apakah OA ini menyerang tubuh Anda? Persoalan penyakit sendi ini terletak pada tulang rawan sendi dan di daerah sekitarnya apabila dalam derajat sakit yang berat.
Menurut dr Gerry Nelson, Product Manager PT Radiant Sentral Nutrindo, gejala OA mudah dikenali. Biasanya, di pagi hari setelah bangun tidur, si penderitanya akan merasa nyeri dan kaku pada persendian. Dia pun memerlukan waktu untuk bisa menggerakkan persendiannya secara normal kembali.
Berbeda dengan reumatoid arthritis yang menunjukkan merah dan bengkak, rasa nyeri dan sakit pada OA tidak terlihat secara” fisik. Hal itu, terjadi karena nyeri atau sakit di dalam tubuh yakni pada tulang rawan, dan tidak nampak gejala di permukaan tubuh.
Selain itu, perbedaan lainnya terletak pada area nyeri. Nyeri dan rasa sakit yang ditimbulkan penyakit ini hanya di satu sisi tubuh, di kanan atau kiri saja. Kebanyakan OA pun akan menyerang persendian yang dipakai untuk menopang tubuh, seperti pinggang dan lutut.
Pencegahan
Diagnosis penyakit ini dapat dilihat dari hash anamnesis dan pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter, maupun pemeriksaan lab klinik seperti rontgen, CT-Scan, atau MRI.
Untuk membantu mencegah maupun mempercepat penanganan OA, pemberian suplemen kesehatan dari bahan alami bisa menjadi salah satu pilihan efektif. Salah satu suplemen yang dapat memberikan manfaat terkait dengan OA adalah Nature’s Plus Ultra RX-Joint.
Suplemen ini memiliki tiga komposisi unggulan di dalamnya yang bersinergi. Komposisi tersebut adalah Glucosamine, Chondroitin, dan Methyl Sulfonil Methane (MSM).
Glucosamine akan membantu memperbaiki dan merangsang produksi tulang rawan, serta memperbaiki fungsi send! yang bermasalah. Sedangkan Chondroitin ibarat magnet air, ia berfungsi menarik cairan sebagai peredam beban dan menstimulasi pembentukan tulang rawan baru.
Sedangkan MSM berfungsi sebagai antinyeri dan antiradang yang cukup efektif. Di samping tiga komposisi itu, ada vitamin C sebagai antioksidan dan mangan sejenis mineral sebagai antiradang.
Oleh karena itu, mulailah menjalani hidup sehat dilengkapi minum Nature’s Plus Ultra RX-Joint untuk menjaga kesehatan tulang rawan Anda.
Desain Keren Lain yang bisa Anda lihat....
Jika Anda ingin pesan, silakan klik disini.
Jika Anda ingin menjadi agen/grosir, silakan klik disini.
Jika Anda ingin membaca komentar pelanggan kami, silakan klik disini.
Jika ada pertanyaan, silakan klik disini.
Leave A Reply
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments