Untuk negara yang memiliki cukup banyak air bersih dan tak harus “membeli” air dari negara tetangga, tak serta merta bisa membuat masyarakatnya berboros-boros menggunakan air.
Terlebih lagi, tak sedikit dari masyarakat kita yang secara “sadar” mengotori sumber air bersih atau sungai dengan sampah-sampah rumah tangga dan industri yang kian memperburuk kualitas air.
Jika Anda ingin mendapatkan kaos keren dengan desain Firefox, Facebook, kaos motivasi dan kaos bola, silakan KLIK DISINI.
Menyambut Hari Air Sedunia, sudah saatnya bagi kita untuk belajar menggunakan air secara tepat, hemat, dan cerdas. Selain baik untuk lingkungan, hal ini juga penting untuk kelangsungan anak cucu kita di masa mendatang.
Kurangi pemborosan air
Belajar menghemat air bisa dimulai dari rumah tangga. Sebagai gambaran, kamar mandi di rumah umumnya menggunakan 60%-70%, kebutuhan dapur 15%, dan sisanya untuk keperluan lain seperti mencuci baju dan menyiram kebun. Dari seluruh air yang ada di bumi, 97% merupakan air laut. Dan dari 3% air tawar yang tersisa, hanya 1% saja yang tersedia untuk digunakan seluruh manusia. Anda bisa bayangkan, dengan hanya 1% air bersih yang tersedia seberapa lama kita bisa memanfaatkannya. Terlebih lagi populasi manusia di dunia cenderung meningkat setiap tahunnya dan manusia takkan pernah bisa lepas dari air karena 70% tubuhnya mengandung air.
Berbeda bila dibandingkan dengan udara yang bebas, sumber air bersih yang bisa digunakan justru terbalas: Bahkan UNESCO sudah memprediksi bahwa di tahun 2020, dunia akan mengalami krisis air global. Bahkan bisa jadi, air akan menjadi komoditi seperti halnya minyak bumi. Itu sebabnya, kita semua sudah harus menghemat air demi kepentingan lingkungan dan anak cucu di masa mendatang.
Seperti yang dikutip dari sebuah majalah sains terbitan Maret 2010, Dr Robert M Delinom selaku ahli Hidrologi dari Lembaga Pengetahuan Indonesia mengungkapkan sebuah fakta bahwa setiap hari satu orang pedesaan menggunakan 50 liter air dan satu orang perkotaan menggunakan 140 liter air. Suatu jumlah yang cukup besar. Itu sebabnya penghematan harus dilakukan dari lingkup yang paling kecil sekali pun.
Untuk rumah tangga misalnya. Selain membuka keran hanya saat diperlukan dan tidak membiarkannya mengucur tanpa manfaat, perbaiki semua keran air yang bocor, karena tetesannya bisa menghabiskan 25 liter air setiap harinya. Dan akan mencapai 10.000 liter per tahun.
Biasakan pula anggota keluarga untuk mandi dengan pancuran karena jauh lebih hemat ketimbang main berendam di bathtub atau mandi dengan gayung. Dan matikan air pancuran selagi memakai sabun atau sampo. Untuk sikat gigi, biasakanlah menggunakan gelas untuk berkumur-kumur agar air tidak terbuang percuma saat keran mengucur.
Saat mencuci pakaian, biasakan untuk memisahkan pakaian yang sangat kotor dengan pakaian yang tidak terlalu kotor karena pembilasan pakaian yang sangat kotor cenderung menggunakan air yang lebih banyak. Tampung juga air dalam wadah saat mencuci buah atau sayuran, agar sisa airnya masih bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman atau kloset jongkok. Dan siram air hanya pada waktu pagi atau malam hari untuk mengurangi evaporasi dari air tersebut.
Jika rumah Anda menggunakan kloset duduk, ada baiknya jika Anda menggunakan kloset dengan sistem dual flush karena dari berbagai survei yang telah dilakukan, kloset jenis ini mampu mengurangi pemakaian air hingga 70%.
Gunakan teknologi untuk menghemat air
Salah satu cara yang bisa kita manfaatkan untuk menghemat air adalah dengan memanfaatkan teknologi. Sebagai salah satu produsen sanitari yang sangat peduli lingkungan-khususnya air, Toto selalu menciptakan inovasi yang ujungnya menghemat air.
Bahkan di tahun 1999 Toto adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan kloset dual flush di Indonesia dengan pilihan pembilas 6 liter dan 3 liter. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, dua tahun yang lalu Toto melahirkan teknologi Eco-flush yang lebih hemat air dengan tombol pembilas 4,5 liter dan 3 liter.
Tidak berhenti di situ, Toto terus menyempurnakan berbagai perlengkapan utama kamar mandi seperti lavatory faucet, hand shower, dan shower spray, sehingga mampu menghemat air hingga 70% tanpa mengorbankan kenyamanan Anda.
Penghematan air yang dilakukan Toto sangat signifikan. Bayangkan, lavatory faucet di pasaran yang umumnya mengucur 23 liter per menit bisa ditekan menjadi 7 liter per menit. “Begitu pula dengan hand shower yang dipasaran bisa mengusur 23 liter per menit, bisa dihemat menjadi 9 Jiter per menit. Atau shower spray yang biasanya 11 liter per menit, bisa menjadi 4 liter per menit,” ujar Mardjoeki Atmadiredja, Presiden Direktur PT Surya foto Indonesia. Sungguh sebuah penghematan yang cukup besar.
Dengan memanfaatkan teknologi, mari, kita bersama-sama saling membantu lingkungan kita. Setiap tetes air sangatlah berharga untuk kehidupan dan masa depan anak cucu kita.
Jika Anda ingin mendapatkan kaos keren dengan desain Firefox, Facebook, kaos motivasi dan kaos bola, silakan KLIK DISINI.
Desain Keren Lain yang bisa Anda lihat....
Jika Anda ingin pesan, silakan klik disini.
Jika Anda ingin menjadi agen/grosir, silakan klik disini.
Jika Anda ingin membaca komentar pelanggan kami, silakan klik disini.
Jika ada pertanyaan, silakan klik disini.
Leave A Reply
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments