Era informasi yang antara lain didukung oleh perkembangan teknologi informasi dna komunikasi ini memberi pengaruh yang amat besar dalam beberapa aspek kehidupan. Dalam perkembangannya, focus dalam industri telekomunikasi semata bukan kepada layanan voice tapi juga berkembang kearah data dan informasi (content). Selanjutnya, karena perubahan gaya hidup, orang memperlakukan alat komunikasi juga sebagai sarana untuk mencari informasi dan hiburan.
Jika Anda ingin mendapatkan kaos keren dengan desain Firefox, Facebook, kaos motivasi dan kaos bola, silakan KLIK DISINI.
Bahkan bagi sebagian orang, nilai tertinggi dari telekomunikasi tidak lagi pada infrastruktur tetapi pada konten. Tidak percaya? Tengok saja facebook yang unggul dalam hal konten, sehingga perusahaan tersebut memiliki nilai yang luar biasa.
Mark Zuckerberg, pemuda yang mmebidani jejaring social tersebut mungkin tidak menyangka sebelumnya jika akses ke Facebook menajdi gimmick untuk menggaet konsumen ponsel di Tanah Air.
Transformasi
Perkembangan teknologi tersebut tidak hanya memberi kesenangan dan kemudahan bagi para pengguna. Bagi para pebisnis, hal tersebut juga berarti tuntutan untuk bertranformasi.
Seperti halnya yang dilakukan oleh PT telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), yang melakukan transformasi bisnis secara fundamental, diikuti juga dengan diperkenalkannya corporate identity baru.
Dengan demikian, kini Telkom menjadi perusahaan T.I.M.E (Telecommunication, Information, Media dan Edutainment) di Indonesia, yang artinya layanan Telkom tidak hanya yang terkait dengan telepon, tetapi juga layanan lainnya seperti internet dan televise berbayar.
Jika Anda ingin mendapatkan kaos keren dengan desain Firefox, Facebook, kaos motivasi dan kaos bola, silakan KLIK DISINI.
Terkait dnegan tranformasi tersebut Telkom juga melakukan perubahan mendasar dari sisi brand untuk meningkatkan citra perusaaan di mata seluruh stakeholder-nya serta menetapkan, positioning baru yaitu Life Confident, dan tagline baru yaitu The World in Your Hand, sebagai pengganti committed 2U.
Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, mengatakan bahwa dalam rangka menyongsong kiprah baru Telkom sebagai TIME Company, jauh-jauh hari perusahaan ini sudah mempersiapkannya secara matang. Sebut saja jaringan internet cepat Speedy, Telkom telah mengoptimalkan jaringan dan layanan Speedy hingga ke kota-kota kabupaten bakan pulau-pulau terluar Indonesia. Begitu pun, layanan TV berbayar yang dioperasikan oleh anak perusahaannya, Telkom Vision terus mengoptimalkan baik konten maupun jangkauannya.
Sementara untuk mengantisipasi dna memenuhi tuntutan masyarakat terhadap layanan komunikasi, informasi dan hiburan, Telkom menyalurkan IPTV (Internet Protocol Television) kepada 8 juta rumah tangga di Indonesia. Pelanggan IPTV akan dapat menikmati layanan suara atau telepon, data (internet cepat speedy) televise berbayar Telkom Vision serta video on demand serta konten-konten lainnya baik itu yang berkenaan dengan bisnis maupun hiburan.
“IPTV merupakan contoh bagaimana keempat layanan TIME didistribusikan melalui satu kabel. IPTV menyediakan konten program televise (sport, news, film, dan lain-lain) dan konten hiburan inter aktif lainnya (musik, game, advertising) melalui suatu jaringan broadbrand IP network yang aman (secure) dan dikelola secara akurat / end oleh service provider,” tukas Rinaldi.
Transformasi bisnis di tubuh Telkom merupakan sesuatu yang tak terelakkan, Di mana pun di dunia layanan wireline yang berbasis PSTN (public Switch Telephone Network) sedang menghadapi fase menurun (decline) seiring berubahnya gaya hidup (lifestyle) masyarakat, dan karenanya perlu direvitalisasi.
“Kenyataan adnaya perubahan lingkungan bisnis serta tuntutan stakeholder maka Telkom melakukan sebuah perubahan-perubahan ataupun transformasi,” kata Rinaldi Tranformasi kali ini paling besar sepanjang sejarah Telkom, karena bersifat fundamental, menyeluruh dan terintegrasi yang menyentuh empat aspek dasar perusahaan, yakni : Tranformasi Bisnis, Transformasi Infrastruktur, Transformasi Sistem dan Model Operasi dna Transformasi Human Resources.
Dengan jaringan yang sudah ada, melakukan transformasi tersebut tentu bukan perkara yang mudah untuk dilakukan. Menjawab hal ini, Eddy Kurnia, Vice President Public and Marketing Communication PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, mengatakan bahwa transformasi yang paling berat adalah menyangkut nilai dan budaya lama yang melekat bersama pegawai.
Saat ini kami tengah melakukan sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai baru Telkom, melalui serangkaian pelatihan. Saat ini sudha lebih dari 9.000 pegawai menerima pelatihan tersebut. Ini akan kami lanjutkan smapai seluruh pegawai menghayati nilai-nilai baru tersebut,” ujarnya.
Jika Anda ingin mendapatkan kaos keren dengan desain Firefox, Facebook, kaos motivasi dan kaos bola, silakan KLIK DISINI.
Silakan download file presentation slides tentang manajemen kinerja dan key performance indicators pada web www.manajemenkinerja.com
Desain Keren Lain yang bisa Anda lihat....
Jika Anda ingin pesan, silakan klik disini.
Jika Anda ingin menjadi agen/grosir, silakan klik disini.
Jika Anda ingin membaca komentar pelanggan kami, silakan klik disini.
Jika ada pertanyaan, silakan klik disini.
Leave A Reply
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments