Laporan yang menghubungkan antara bersepeda untuk waktu yang lama; tempat duduk sepeda dan impotensi telah ada di sejak tahun 1970-an, tetapi laporan tersebut diabaikan dan tidak diperhatikan, sampai 1997 . Sampai ketika Ed Pavelka, pimpinan eksekutif editor majalah Bicycling mempublikasikan pengakuannya bahwa setelah bertahun-tahun berada di atas sadel telah membuatnya menjadi pincang. Rupanya, tekanan berkepanjangan dari kursi sepeda telah merusak pembuluh darahnya di perineum , yaitu bagian dibelakang antara skrotum dan anus yang menyalurkan darah ke tempat yang anda pasti tahu.
Kemudian, dua orang penggemar sepeda memberikan laporan insiden rasa sakit dan mati rasa di alat kelamin , yang sering kali menjadi masalah urologi atau disfungsi seksual. “Mati rasa ini mengindikasikan adanya tekanan di syaraf yang mengenai pembuluh arteri di penis ,” ujar Irwin Goldstein, M.D., kepala direktur Laboratorium Riset Urologi di sekolah kedokteran Universitas Boston dan ini merupakan musuh bagi tempat duduk sepeda balap konvensional. “Setengah dari penis sebenarnya berada di dalam tubuh, dan ketika orang duduk di kursi kulit sepeda, dia meletakkan seluruh berat badannya ke sebuah arteri yang mensuplai penis,” Golden mengatakan, “ Tempat duduk kulit seharusnya di sebut ’straddles’ (menunggang dengan kaki terbuka) untuk mengingatkan orang-orang yang mengendarai mereka apa yang mereka lakukan dengan bagian tubuh mereka ”
Dalam penelitiannya, Ken Taylor, M.D., seorang dokter spesialis olahraga di Scripps Clinic di San Diego, telah melihat banyak pembalap sepeda yang mengalami mati rasa syaraf. Semakin banyak mereka merasakannya, semakin mudah untuk terjadi lagi, “Kata Taylor”, dan semakin lama ini terjadi, maka hal ini akan menjadi permasalahan yang besar seperti disfungsi ereksi untuk pria atau ketidakmampuan orgasme bagi wanita.”
Berdasarkan penelitan Goldstein, hal terbaru yang dilaporkan di konferensi Asosiasi Urologi Amerika di Dallas, telah menemukan bahwa hanya diperlukan 11 persen dari berat badan pria untuk menekan arteri penis menjadi pipih yang letaknya diantara tulang duduk dan pinggang . Arteri ini akan kembali mengembang ke bentuk semula, tetapi Goldstein mengatakan penekanan yang berulang kali dapat menyebabkan cidera di arteri, menyebabkan penyumbatan dan berakibat kepada disfungsi ereksi.
“ Kami mempelajari perbandingan antara pelari dengan pembalap sepeda dan menemukan empat kali lipat resiko disfungsi ereksi untuk pembalap sepeda” Kata dia. Bersepeda adalah olah raga yang bagus, tetapi anda tidak perlu mengorbankan kesehatan anda dan anda harus membuat posisi dan peralatan anda nyaman, Dengan kata lain jika tidak sesuai, anda tidak seharusnya mendudukinya.
Jika Anda ingin mendapatkan kaos keren dengan desain Facebook, kaos bola dan kaos motivasi, silakan KLIK DISINI.
Desain Keren Lain yang bisa Anda lihat....
Jika Anda ingin pesan, silakan klik disini.
Jika Anda ingin menjadi agen/grosir, silakan klik disini.
Jika Anda ingin membaca komentar pelanggan kami, silakan klik disini.
Jika ada pertanyaan, silakan klik disini.
Leave A Reply
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments