Untuk membangun citra Pertamina se-bagai perusahaan yang profesional dan terpercaya, maka aspek clean atau “bersih” menjadi pondasi pertama dalam perubahan Pertamina. Clean di sini berarti bersih, transparan dan terpercaya. Demikian disampaikan Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Toharso, dalam pembukaan Lokakarya “Pertamina Bersih Sekarang dan Untuk Masa Depan”. Acara digelar di Balai Rama-Tiara Convention Center-Medan, 16 Juli 2009. (Jika Anda ingin mendapatkan kaos dengan desain inspiratif, silakan KLIK DISINI ).
Acara tersebut mengha-dirkan tiga narasumber. Yaitu, Lutfi Ghana Sukardi dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Ast. Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumut Agoes Djaja, dan VP People Management - Dit. Umum & SDM Pertamina Nina Nurlina Pramono. Lokakarya diikuti Tim Manajemen Pertamina Pemasaran Region I, Pengurus Hiswana Migas, kalangan perbankan, perusahaan rekanan Perta¬mina, dan segenap tamu undangan.
Program Pertamina Clean dibagi daVam tiga hal. Yaitu, komunikasi dan edukasi, membangun kapabilitas, serta penegakan. Acara ini merupakan salah satu tahapan dalam komunikasi dan edukasi. Tujuannya adalah untuk mengomunikasikan prinsip-prinsip dan program Pertamina Clean kepada seluruh pekerja dan pihak eksternal untuk mem¬bangun kredibilitas.
Lebih lanjut, Toharso menjelaskan, semenjak berubah menjadi Persero, Pertamina dituntut untuk menjalankan bisnisnya secara profesional layaknya sebuah Persero. Untuk mewujudkan hal tersebut, sekarang ini Pertamina sedang menjalankan program 6 C yang diinternalisasikan sebagai budaya perusahaan. 6C itu adalah Clean, Con¬fident, Customer Focus, Capable, Competitive, dan Commercial.
Titik tolak transformasi Pertamina diawali dari perubahan mindset atau paradigma berpikir di seluruh jajaran Pertamina. Perubahan itu dari dalam ke luar, dan bukan sebaliknya. Perubahan di internal akan dilihat oleh eksternal sejauh mana transformasi atau perubahan telah berjalan di Pertamina. Clean dalam pengelolaan, transparan di mata stakeholder dan terpercaya di mata masyarakat Indo¬nesia pada khususnya dan dunia pada umumnya, akan mempercepat program “C” yang lainnya.
Di era globalisasi dan hypercompetition saat ini, paradigma bisnis bergeser dari kemandirian (independency) menjadi ke saling ketergantungan (interdependency). Artinya sekarang tidak bisa lagi bermain sen-diri. Lain kalau dulu, Perta¬mina relatif bisa main sen-diri, bahkan menjadi regula¬tor sekaligus operator.
Pertamina harus menciptakan aliansi strategis dengan perusahaan lain untuk memperkuat posisi di pasar, dengan membentuk kepercayaan. Sedangkan kepercayaan itu bisa dibentuk, jika Pertamina bersih dan trans¬paran, sehingga pihak lain percaya untuk bekerjasama.
Bila kepercayaan telah terbentuk di mata pihak eksternal sebagai akibat dari suksesnya program Perta¬mina Clean, rnaka secara berangsur-angsur confident kita akan terbentuk pula. Ada atmosf’ir optimistis dalam lingkungan kerja Pertamina. Dengan clean kita menjadi efisien, dengan confident kita menjadi efektif dalam mencapai target. Kecepatan kita pun terjaga.
Pada dasarnya clean dan confident merupakan syarat dasar untuk mencapai customer focus dan capable. Dengan kata lain customer focus dan capable merupakan akibat dari adanya clean dan confident. Jika kita efisien dan efektif, kita mempunyai energi lebih untuk menempatkan fokus kita pada kepuasan pelanggan.
Jika kepuasan pelanggan terpenuhi, tentunya kita telah menjadi perusahaan yang competitif dan siap menjadi perusahaan yang commercial dalam peta kekuatan industri migas dunia. Harapannya jika nilai 6C dapat diinternalisasikan menjadi nilai-nilai Pertamina, maka Pertamina akan menjadi equal partner bagi perusahaan-perusahaan lainnya dan diperhitungkan posisi tawarnya dalam industri kelas dunia.
Desain Keren Lain yang bisa Anda lihat....
Jika Anda ingin pesan, silakan klik disini.
Jika Anda ingin menjadi agen/grosir, silakan klik disini.
Jika Anda ingin membaca komentar pelanggan kami, silakan klik disini.
Jika ada pertanyaan, silakan klik disini.
Leave A Reply
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments