A room without books is like a body without soul. Kalimat indah penuh makna ini merupakan salah satu teks yang ada dalam desain kaos kami (kaosnya bisa Anda lihat dan dapatkan DISINI).
Tradisi membaca yang kuat tak pelak merupakan salah satu pilar untuk membangun keunggulan sebuah masyarakat atau bangsa. Dan tentu tradisi membaca yang kokoh ini akan tumbuh dengan subur jika ditopang oleh penerbitan buku-buku yang bermutu dan dalam jumlah yang banyak. Jepang, India, Amerika, Jerman dan Inggris adalah beberapa contoh bangsa yang memiliki tradisi membaca yang kuat, dan juga ditopang oleh penerbitan buku-buku yang masif dan dengan kualitas yang unggul.
Di tanah air kondisinya mungkin belum cukup optimal. Meski demikian, sebenarnya terdapat sejumlah fakta yang menunjukkan arah positif. Cobalah datang ke toko-toko buku besar di kota Anda, dan terutama datanglah pas weekend, maka hampir pasti toko buku itu penuh sesak dengan pengunjung. Pada sisi lain, juga makin banyak buku yang menjadi best seller – sebuah fenomena yang menunjukkan bahwa pelan-pelan mulai tumbuh komunitas pembaca yang cukup luas.
Fenomena larisnya toko-toko buku itu dalam banyak hal juga dipicu oleh hadirnya buku-buku fenomenal yang amat laris. Dalam kategori fiksi, kita bisa menyebut buku Laskar Pelanggi (beserta sekulelnya) dan Ayat-ayat Cinta (beserta lanjutannya). Dua buku ini telah menjadi mega best seller. Demikian juga buku Harry Potter. Dalam kategori non fiksi, kita bisa menyebut buku Quantum Ikhlas karangan Erbe Sentanu atau Financial Revolution karya Tung Desem Waringin. Kedua buku ini telah naik cetak berulang-ulang. Buku-buku kategori agama seperti La Tahzan, Khadijah – True Love Story, dan lain-lain juga laris dibeli.
Pada sisi lain, kini juga makin banyak bermunculan toko buku online – atau kios yang menjual buku secara online. Hal ini menunjukkan bahwa pasar buku di tanah air mengalami pertumbuhan yang cukup berarti.
Toh begitu, tren semacam diatas juga masih harus terus ditingkatkan agar minat membaca bisa tumbuh dengan lebih luas dikalangan masyarakat. Pengembangan komunitas perpustakaan-perpustakaan lokal atau pembangunan taman bacaan anak-anak merupakan hal yang amat membantu pemekaran minat baca.
Selain itu setiap keluarga di tanah air sebaiknya juga mulai mentradisikan untuk memiliki semacam “perpustakaan keluarga” di rumahnya. Anak-anak kita sejak kecil mesti harus didorong untuk memiliki minat membaca. Limpahi mereka dengan buku-buku bermutu yang mungkin bisa ikut membentuk karakter dan kepribadiannya.
Ya, setiap sudut ruangan di rumah kita mestinya dipenuhi dengan rak-rak yang berisikan buku-buku bermutu. Dengan demikian, pelan-pelan kita semua bisa ikut membangun tumbuhnya tradisi membaca yang kokoh dan solid.
Sebab, rumah yang tidak ada bukunya memang ibarat rumah yang tidak berjiwa. Seperti slogan teks dalam kaos kami “a room without books is like a body without soul.” Desain kaos dengan teks unik ini bisa Anda peroleh DISINI.
Desain Keren Lain yang bisa Anda lihat....
Jika Anda ingin pesan, silakan klik disini.
Jika Anda ingin menjadi agen/grosir, silakan klik disini.
Jika Anda ingin membaca komentar pelanggan kami, silakan klik disini.
Jika ada pertanyaan, silakan klik disini.
Leave A Reply
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments